Kami membantu pendiri baru meluncurkan merek e-commerce yang menguntungkan dan pemilik merek bertumbuh secara desentralisasi.
Misi kami
“Mendemokratisasi e‑commerce sertamenjadikannya sebagai opsi kendaraanpertumbuhan bagi semua latar belakang.”
ECOMPAD
ECOMPAD "E-Commerce Launchpad" adalah inkubator brand e-commerce.
Kami membantu pendiri baru meluncurkan merek e-commerce yang menguntungkan dan pemilik merek bertumbuh secara desentralisasi.
ECOMPAD adalah produk dari VUTURI - PT Vuturi Global Inovasi.
Bagaimana kami memulai
2016
Perjalanan berawal dari undangan sederhana untuk berbagi.
Berbekal rekam jejak sebagai pemasar internet terbaik dua kali di pasar internasional, Rio diajak seorang sahabat untuk membangun komunitas pemasaran digital di Indonesia.
Tujuan komunitas ini sangat sederhana yaitu berbagi pengalaman bagaimana memiliki pendapatan secara online.
Undangan itu berubah menjadi tantangan: apakah pengalaman di panggung global dapat ditanamkan di tanah sendiri?
Jawabannya lahir dalam wujud PlanetAnjing.com, sebuah merek e-commerce yang dimulai dari satu produk, lalu bertumbuh menjadi bisnis dengan penjualan melampaui 15 miliar rupiah.
2018
Komunitas yang semula hanya ruang berbagi perlahan menemukan maknanya yang lebih dalam.
Pertanyaan-pertanyaan yang sama terus muncul dari para pengusaha: bagaimana cara masuk ke dunia digital, dan bagaimana cara bertahan serta bertumbuh di dalamnya?
Kami menjawabnya dengan mengubah komunitas menjadi layanan profesional DigitalEntrepreneur.co.id, dan melahirkan program daring "Startup Mastermind", sebuah wadah bagi pengusaha untuk membangun fondasi digital yang kokoh.
Startup Mastermind saat ini bernama ECOM NAVIGATOR
2020
Maret 2020, Indonesia memasuki masa Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menekan laju COVID-19. Banyak bisnis terhenti, banyak individu kehilangan pijakan.
Di tengah ketidakpastian itu, Digital Entrepreneur memilih untuk hadir dan mengambil bagian dalam membantu mereka yang terdampak.
Sejarah kemudian mencatat sebuah paradoks: krisis yang sama justru mempercepat penetrasi internet dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital secara signifikan.
Sebuah momentum yang dampaknya masih kita rasakan hingga hari ini.
Kami belajar bahwa perubahan besar sering kali datang bukan ketika keadaan nyaman, melainkan ketika kita dipaksa beradaptasi.
2027
Perjalanan ini tidak berhenti, ia hanya menemukan bentuk yang lebih fokus.
ECOMPAD hadir sebagai bagian dari VUTURI, didedikasikan secara khusus untuk dua misi.
Membantu para pendiri baru meluncurkan merek e-commerce yang menguntungkan, dan mendampingi pemilik merek untuk bertumbuh secara terdesentralisasi.
Satu dekade pengalaman kini diwujudkan dalam satu tujuan yang jelas, karena kami percaya keahlian sejati lahir dari pilihan untuk mendalami, bukan sekadar meluaskan.
Metodologi kami
Kami tidak percaya pada hasil instan.
Kami percaya pada hukum kausalitas yaitu sebab dan akibat.
Setiap brand yang berhasil meninggalkan jejak: keputusan yang diambil, data yang dibaca, dan pola yang berulang.
Metodologi kami dibangun dari jejak-jejak itu, bukan dari apa yang sedang populer.
Bagi yang baru memulai, ini berarti brand yang baik bisa dirancang sejak hari pertama. Bagi yang sudah berjalan namun tertahan, ini berarti setiap kemandekan punya sebab yang bisa ditemukan.
Dalam keduanya, prinsip kami sama: mengikuti hasil dan data.
ECOMPAD hadir untuk memberikan kontribusi dan dampak yang bermakna dengan mendorong kemandirian melalui kewirausahaan e-commerce. Komitmen ini berakar pada dua keyakinan mendasar.
01
Sepanjang sejarah, kesempatan untuk membangun usaha kerap ditentukan oleh hal-hal di luar kendali seseorang: tempat ia dilahirkan, modal yang ia warisi, dan jaringan yang ia miliki.
Pasar adalah ruang yang berpagar, dan hanya segelintir orang yang memegang kuncinya.
E-commerce meruntuhkan banyak dari pagar tersebut. Jarak tidak lagi menjadi penghalang, dan akses terhadap pasar tidak lagi menjadi hak istimewa.
Hari ini, seseorang dari kota kecil dapat menjangkau pelanggan di berbagai penjuru hanya melalui perangkat di genggamannya.
Namun bagi kami, makna terdalam dari perubahan ini bukanlah lahirnya saluran penjualan baru, melainkan terbukanya jalan menuju kemandirian.
Kebebasan setiap orang untuk menentukan penghidupannya sendiri, apa pun latar belakang, profesi, maupun usianya.
02
Terbukanya akses tidak serta-merta melahirkan kemandirian. Jutaan orang kini berjualan secara online, tetapi sebagian besar menjual produk milik pihak lain.
Mereka mencurahkan waktu dan tenaga, namun tidak memegang kendali atas harga, pelanggan, maupun arah usahanya.
Satu perubahan algoritma atau kebijakan platform dapat menghapus hasil kerja bertahun-tahun.
Di sinilah kami membedakan antara berjualan dan berwirausaha. Berjualan adalah aktivitas, sedangkan berwirausaha adalah kepemilikan.
Seorang wirausaha memiliki brand-nya, membangun hubungan langsung dengan pelanggannya, dan menciptakan aset yang nilainya terus bertumbuh, bahkan dapat diwariskan.
Dunia tidak kekurangan penjual. Yang langka adalah pemilik merek.
E-commerce telah membuka pintunya, tetapi pengetahuan dan pendampingan untuk membangun sesuatu yang benar-benar milik sendiri belum tersebar secara merata. Kesenjangan inilah yang ingin kami jembatani.
Kami membimbing calon wirausaha membangun brand dari nol, serta mendampingi wirausaha yang telah berjalan untuk membawa brand mereka ke tahap berikutnya.
Melalui program yang terstruktur, pendampingan langsung, dan strategi yang lahir dari studi kasus nyata.
Sebab bagi kami, kemandirian sejati bukan sekadar kemampuan untuk berjualan, melainkan kepemilikan atas apa yang telah dibangun.